28 September 2020

ikhyarBlog

Mozzarella Murah Makassar

Dingin

pasukan Nazi menjaga semua sudut pantai eropa, semua pasukan amphibi kiriman dari amerika ingin memasuki Dan menjebol pertahanan Nazi, seketika juga terjadi pertempuran sengit, pasukan Nazi menembakkan senjata kaliber 12 milimeter tanpa henti, laut yang dingin itu seketika menjadi merah dengan darah Dan maya-mayat pasukan amerika tampak terapung di permukaan sampai ke garis pantai, sungguh pemandangan yang mengerikan Dan menyedihkan, tapi dalam kisah yang berjudul dingin ini sama sekali tidak membahas masalah perang dingin tersebut.

Hujan terus mengguyur kota makassar Dan banjir terlihat di setiap sudut kota makassar, jadi teringat perkataan gubernur Jakarta, ini bukanlah banjir tapi hanyalah genangan, hahaha tepatnya kubangan kali yah… Haddehh kok bahas Jakarta, tetapi beneran tidak mengurungkan niatku tuk ngeblog, memang tidak Ada hubungannya sih, hujan Dan ngeblog.

Ngomongin soal banjir di makassar, memang tiap tahun kita pasti alami, pernah sekali saya di landa banjir, saya pendatang di kota makassar ini, yang membuat saya terharu Dan kagum,  saya dan sodara ku yang lain sudah pasrah berada di atas meja karena cuman tempat ini yang paling aman, dengan badan yang mengigil dan pucat pasi bagai berada di musim dingin eh musim banjir, ah terlalu mendramatisir, mata kami berkaca-kaca karena Ada seorang tetangga jauh kami membawakan kami makanan, mungkin mereka merasa iba kami ini orang dari jauh. kodooooonngggg kamaseangna kodong, sedihku.

yah memang masalah banjir ini tidak bisa di hindari oleh kota yang sedang berkembang, metropolitan seperti makassar dengan planoligi yang kurang, pembangunan seakan tak terencana, yang penting Ada budget maka jadilah dia, pergerakan pembangunan sudah terlihat di beberapa sudut kota, semoga sang desainer tata ruang cepat tanggap dalam mengatasi permasalahan ini, yang penting jangan asal gusur saja yah.. Kalo begitu kita sudahi karena judul nya tidak mencerminkan isinya eh kebalik 😀