29 September 2020

ikhyarBlog

Mozzarella Murah Makassar

Ketuban

Bismillahirahmanirrahim

Trus terang saya tidak punya banyak pengetahuan tentang ilmu kandungan, ada pun saya menulis artikel ini hanya lank..link..lunk.

Saya menulis tentang Air Ketuban, atas dikarenakan istri ku mengalami keruh air ketuban di saat menghamilkan anak pertama kami, semoga artikel ini menjadikan kami lebih mengerti.

Trimakasih, sebelumnya buat blog-blog dan website yang kami copi artikel nya, insya Allah kami akan membuat link artikel nya di bagian akhir tulisan ini.

Pelindung Janin

Air ketuban tak bisa dipisahkan dari kehidupan janin. Mengapa? Ditinjau dari fungsinya, cairan ini sangat penting untuk melindungi pertumbuhan dan perkembangan janin, yaitu; menjadi bantalan untuk melindungi janin terhadap trauma dari luar, menstabilkan perubahan suhu, pertukaran cairan, sarana yang memungkinkan janin bergerak bebas, sampai mengatur tekanan dalam rahim. Tak hanya itu air ketuban juga berfungsi melindungi janin dari infeksi.

Nutrisi Janin

Air ketuban yang volumenya cukup; tidak berwarna keruh, berfungsi menjamin kecukupan nutrisi dan oksigen untuk si janin. Namun sebaliknya, kelebihan atau kekurangan cairan ketuban akan mengganggu fungsi yang dapat menimbulkan komplikasi pada ibu ataupun janin.

Komposisi cairan ketuban

Seiring pertambahan usia kehamilan, aktivitas organ tubuh janin mempengaruhi komposisi cairan ketuban. Jumlah air ketuban tidak terus sama dari minggu ke minggu kehamilan. Jumlah itu pun akan bertambah atau berkurang sesuai perkembangan kehamilan.

Saat usia kehamilan 25-26 minggu, jumlahnya rata-rata 239 ml. Lalu meningkat jadi + 984 ml pada usia kehamilan 33-34 minggu dan turun jadi 836 ml saat janin siap lahir.

Faktor penyebab cairan ketubah berkurang

1.
Proses menelan. Janin bisa menelan cairan ketuban sebanyak 20 ml per jam atau kurang lebih setengah dari jumlah total cairan ketuban per hari. Tetapi, jumlah cairan yang ditelan ini hampir sebanding dengan produksi urin janin.
2.
Ketuban bocor atau pecah.
3.
Menurunnya fungsi plasenta akibat kehamilan yang melebihi waktu.
4.
Kelainan kongenital (janin) yang berhubungan dengan kelainan sistem saluran kemih, seperti; ginjal tidak berkembang secara normal, atau terjadi penyumbatan saluran kemih.

Ketuban pecah

Banyak calon ibu menjadi stres jika air ketuban pecah sebelum tiba di rumah sakit.  Tak perlu panik, meski Anda merasa ada yang merembes, cobalah tetap tenang dan segera ke dokter. Posisi bayi yang sungsang, dapat menyebabkan kepala bayi menjadi sumbatan, sehingga aliran air ketuban menjadi begitu pelan.  Jika hal ini yang terjadi, setelah 12 jam Anda tidak kunjung melahirkan, biasanya Anda akan diinduksi untuk mengurangi risiko terjadinya infeksi. (DW)

Air ketuban keruh

Air ketuban yang keruh adalah akibat dari keluarnya mekonium (feses pertama bayi dalam rahim). Keluarnya mekonium ini adalah akibat dari gangguan aliran oksigen atau penurunan dari fungsi plasenta.

Pada kehamilan yang normal maka pada umumnya hal ini disebabkan karena kehamilan lewat waktu. Namun ada kondisi lain pula yang dapat menyebabkan hal ini, antara lain : gisi ibu yang buruk, anemia, penyakit jantung dan hipertensi, serta gangguan kehamilan lain yang bersifat mendadak.

Selain hal-hal diatas, kelainan ini dapat pula akibat:
A. gangguan pada tali pusat itu sendiri, seperti tekanan pada tali pusat, obat-obatan anestesi, perdarahan, gangguan pernafasan pada ibu, dll
B. Gangguan kontraksi yang terlalu lama, penurunan tekanan darah mendadak, lepasnya tali pusat dari rahim dll.

Kesendak air ketuban

Bayi tersedak air ketuban akan ketahuan dari foto rontgen, yaitu ada bayangan “kotor”. Biasanya ini diketahui pada bayi baru lahir yang ada riwayat tersedak, batuk, kemudian sesak napasnya makin lama makin berat. Itulah mengapa, pada bayi baru lahir kita harus intensif sekali menyedot lendir dari mulut, hidung atau tenggorokannya. Bahkan kalau tersedak air ketubannya banyak atau massive, harus disedot dari paru-paru atau paru-parunya dicuci dengan alat bronchowash. Lain halnya kalau air ketubannya jernih dan tak banyak, tak jadi masalah. Biasanya dengan obat saja sudah sembuh, tak usah dicuci paru-parunya.

Namun kalau air ketubannya hijau dan berbau, harus disedot dan “dicuci” paru-parunya. Sebab, karena tersedak ini, ada sebagian paru-parunya yang tak bisa diisi udara/atelektasis atau tersumbat, sehingga menyebabkan udara tak bisa masuk. Akibatnya, jadi sesak napas. Biasanya kalau di-rontgen,bayangannya akan terlihat putih.

1. http://www.conectique.com/tips_solution/pregnancy/during_pregnancy/article.php?article_id=3543
2. http://www.parenting.co.id/article/article_detail.asp?catid=5&id=167
3. http://www.tanyadokter.com/consultation-topic.asp?zona=CONS&discussionID=2102&discussionTypeID=9
4. http://wiwiedhozaimi.multiply.com/journal/item/6/Kesedak_Air_Ketuban….