26 September 2020

ikhyarBlog

Mozzarella Murah Makassar

Konaweeha [bagian1]

Banyak refrensi yang saya dapatkan mengenai berdirinya kerajaan Konaweeha, semua sepakat dan menentukan bahwa kerajaan konaweeha berdiri di abad ke 10 kisaran abad ini menurut wiki berlangsung sejak 901 M hingga 1000 M. di sumber salah satu tesis oleh Ardianto Azis di Lib UIN Malang menyebutkan sebenarnya kerajaan konaweeha sudah ada sejak Abad V masehi dengan raja pertama Tanggolowuta hanya model pemerintahan saat itu masih sangat sederhana.

Menurut tradisi lisan masyarakat Tolaki bahwa jauh sebelum kerajaan Konawe terbentuk sudah ada beberapa kerjaan kecil terbentuk di antaranya seperti Wawolesea, Besulutu, Padangguni. Kemudian beberapa kerajaan kecil tersebut di integrasikan menjadi satu kerajaan Konawe atas peran seorang Wekoila yang merupakan istri dari Mokole To Ramandalangi, kejadian ini sekitar abad ke 10, sehingga di yakini abad ni lah awal mula terbentuknya Kerajaan Konaweha.

Menurut Ardianto yang menanyakan dari sumber lisan dari beberapa nara sumber seperti Joham Mekuo, Muslimin Suud mengatakan bahwa Wekoila adalah raja pertama di kerajaan konawe pada abad ke 10 M, ada beberapa alasan kenapa Wekoila yang disepakati sebagai Raja pertama di konawe:

  1. Sebelum menjadi Mokole More I di Konawe, Raja-raja yang memerintah sebelumnya belum memilii konsep atau sistem pemerintahan yang teratur.
  2. Raja-raja memerintah secara otokrasi tidak menggunakan aparat pembantu Raja sehingga roda pemerintahan tidak berjalan dengan baik.
  3. Raja-raja belum memahami, apa yang harus di kerjakan, kepada siapa bertanggung jawab, sehingga pemerintahan raja seakan terjadi kevakuman.

Degan kemunculan Wekoila sebagai raja Konawe pada abad ke 10 M, sekitar tahun 948-968 M dengan pusat pemerintahan di inolubu Nggadue (Unaaha) membuat sistem pemerintahan yang teratur dan terorganisir.

Menurut Rustam Tamburaka, membagi tiga masa perkembanagan kerjaan Konawe yaitu:

  1. Periode Zaman Kuno (Abad 5 – 10 Masehi) masa pemerintahan Mokole Roro tahun 428-447 M sampai dengan pemerintahan mokole Toramalangi dengan gelar Totongano Wonua 828-948 M.
  2. Periode ZamanLama (Abad 10-15 Masehi) masa pemerintahan ratu Wekoila 948-968 sampai dengan masa pemerintahan raja Lakidende I 1416-1448
  3. Periode Zaman Baru (Abad 15-19) peride ini di bagi menjadi tiga periode lagi yaitu:

3.1. Zaman pertengahan (Abad 15-16)

Periode pertengahan kerjaaan Konawe di mulai pada masa pemerintahan Rundulamoa atau Onggabo 1448-1478 M samapai dengan masa pemerintahan Melamba 1539-1478 M.

3.2. Zaman Madya (Abad 16-18)

Periode Zaman Madya dimulai pada zaman pemerintahan raja Tebawo (Sangia Inato 1602-1668) sampai dengan masa pemerintahan Lakidende II (Sangia Ngginoburu 1724-1786 M)

3.3. Zaman Peralihan (Abad 18-19)

Adalah masa pemerintahan perdana mentri Sulemandra (pakandatea, Sulemandra, Saranani). Zaman ini merupakan masa kemunduran kerajaan Konawe, sebelum akhirnya runtuh pata tahun 1858 M. Setelah keruntuhan kerajaan Konawe dimulai masa dan sejarah baru, dengan berdirinya kerajaan Laiwoi dibekas kerajaan Konawe pada tahun 1858-1955 M.