28 September 2020

ikhyarBlog

Mozzarella Murah Makassar

Perangkat keras yang wajib dimiliki Data Center

Setelah membaca artikel yang di tulis di internet.com mengenai Cloud Ready Data Center, saya sangat tertarik dengan apa yang di paparkan artikel tersebut, dikatakan untuk meningkatkan ke-Amanan data center setidaknya diperlukan atau wajib dimiliki sekitar 10 perangkat keras penunjang, dimana kita ketahui sebuah data center harus memiliki aspek-aspek diantaranya, sudah pasti Keamanan, Pelayanan, Kualitas, Redundansi, 100% Uptime, iron-clad security dan Kinerja yang luar biasa.

oke, apa sajakan 10 perangkat keras tersebut yang bisa mengatasi semua masalah tersebut :

1. Blade Server

Server blade membutuhkan ruang tidak terlalu besar, lebih sedikit energi dan membutuh waktu yang singkat untuk menerapkannya, dari segi perangkat server ini sangatlah tipis hanya membutuhkan sekitar 5U space  standard server rack configuration, (1U / one rack unit, Lebar 19″ [48 cm] dan tinggi 1.75″ [4.45 cm] )

2. Flywheel UPS

Teknologi ini bukanlah teknologi baru, mempunyai istilah green energy source karena tidak menggunakan batrai asam sebagai penyimpan, melainkan menggunakan metode Energi Rotasi dari rotor (Roda Gila) dengan kecepatan tinggi sehingga tercipta energi, lalu energi tersebut di simpan dan dipertahankan lalu disalurkan, ketika energi sudah di ekstrak kedalam system maka kecepatan akan berkurang, ketika energi dibutuhkan lagi maka kecepatan akan bertambah lagi (Prinsip Konservasi Energi)

3. Retina Scanners

Keamanan data center adalah sangat penting untuk mencegah akses fisik yang ilegal ke sistem. Scanner retina memberikan tingkat keamanan yang sangat tinggi. Keycards dan token mungkin bisa dicuri, namun retina yang unik dan tidak dapat dengan mudah di salah gunakan, dicuri atau digandakan.

4. 100Gb Ethernet Switches

Ethernet yang berkecepatan tinggi adalah persyaratan untuk melewati sejumlah besar data antara sistem.

5. Wireless Access Points

Untuk menjangkau rak server, dan mobilitas yang tinggi seorang system, hardware administrator dan perkembangan teknologi nirkabel, membuat ruang gerak kabel sangat terbatas, sehingga membutuhkan suatu system yang fleksibel.

6. Digital Data Shredder

Setiap data center membutuhkan mesin penghancur data untuk alasan seperti mengapa setiap kantor membutuhkan mesin penghancur kertas. Sebuah shredder data adalah perangkat yang disambungkan ke disk drive dan memusnahkan semua data. Shredder membuat tidak mungkin untuk memulihkan data dari disk. pekerjaan ini sedikit lebih dari sekedar reformatting drive sementara di dalam server, tetapi juga sepadan dengan upaya untuk melindungi data sensitif Anda dari para penyusup.

7. SSD SAN Storage

Saat ini Data Center sudah harus merencanakan migrasi ke sistem  solid state disk (SSD) SAN untuk akses penyimpanan data kecepatan tinggi.

Teknologi SSD saat ini masih mahal dan sebaiknya digunakan hanya dalam kasus yang tepat misalnya untuk mengatasi beban kerja yang tinggi penyimpanan data yang berubah setiap saat dan sebaiknya jangan menggunakan teknologi ini untuk penyimpanan file jangka panjang.

8. KVM Console Servers

KVM sebenarnya sebuah alat khusus untuk mempermudah mengontrol banyak alat dengan menggunakan satu alat kontrol, kita cukup mempunyai sebuah keyboard, mouse, monitor unrtuk mengontrol banyak mesin-mesin server yang berbeda.

9. Virtual Tape Libraries

Sebenarnya VTLs ini berbasis disk tetapi memungkinkan kita untuk membackup ke physical tape 

10. Network Attached Storage

Data center memerlukan SAN untuk akses penyimpanan kecepatan tinggi dan memerlukan Network-attached storage (NAS) untuk beban kerja dan penyimpanan. NAS sangat efektif untuk penyimpanan, layanan file, repositori ISO dan repositori mesin virtual template, serta penggunaan yang terbatas untuk akses beban kerja.