Tradisional COLA ginger bug

Cola atau minuman berkarbonasi yang kita minum terbuat dari bahan kimia dan sangat kurang baik buat kesehatan, tahukah kamu cola yang sehat dan herbal?

Makanan dan minuman tradisional sudah banyak kita lupakan, karena munculnya berbagai rupa restoran siap saji, tak ada satu pun restoran itu yang tidak menyediakan cola sebagai minuman favorit mereka, katanya secara klinis cola dapat menurunkan resiko akibat mengkonsumsi makanan cepat saji dan dengan cepat menetralkan kembali selera makan, percayakah kamu bahwa  cola adalah sebuah trik pemasaran hidangan siap saji tersebut, saya pernah mendengar cerita setelah meminum cola maka perut yang terasa kenyang akan menetralkan kembali asam lambung sehingga gas akan keluar dan membuat perasaan membaik seperti tidak ada masalah kekenyangan lagi.

Artinya cola berperan aktif dalam metabolisme lambung kita, tetapi dilain sisi cola justru ancaman bahaya buat lambung, kembali ke topik awal jika kamu merasa cola itu penting kenapa tidak kita mencari solusi membuat cola herbal yang lebih sehat karena terbuat 100% herbal.

Nama kerennya adalah Ginger Bug, minuman ini berbahan dasar jahe, jahe kita kenal sudah sangat lama, apalagi berbagai macam kreasi minuman jahe sudah banyak kita jumpai, misal di makassar ada sara’ba di bandung ada bandrek, di jawa ada wedang ronde dan masih banyak lagi, bahkan saya pernah menemukan ginger bir disalah satu supermarket besar di makassar.

Yang sudah penasaran, yuk mari kita kepasar dan masuk dapur sekarang juga, terimakasih buat resepnya saya ambil dari Komunitas Fermentis Indonesia, adalah kreasi salah satu kawan fermentis dari ginger bug menjadi gingger ale.

Yuk cara membuat bahan dasar colanya yaitu ginger bug

Bahan:
– 2,5 – 5 cm jahe parut (sesuai selera)
– 3 sdm gula putih (atau 5 sdm)
– 2 cup air
– toples

Cara
– campur semua bahan aduk hingga gula larut.
– tutup dengan kain dan kencangkan dengan menggunakan karet.
Рsetiap hari 5-8 hari kedepan, tambahkan 1 sdm jahe parut dan 1  sdm gula. Aduk rata (catatan: proses fermentasi tergantung pada suhu ruangan).

Proses fermentasi bisa berlangsung cepat atau lambat tergantung suhu ruang saat itu, sewaktu saya peraktekkan dalam waktu 24 jam kultur sudah bereaksi, cukup cepat prosesnya. Untuk mengetahui apakah kultur aktif lakukan pengecekan jika ada gelembung atau buih-buih pada bagian atas campuran jahe.

Ginger bug dapat digunakan untuk membuat minuman soda fermentasi dengan menjadikan ginger bug sebagai starter untuk 1 liter minuman dapat menggunakan 1/4 cup ginger bug misal untuk pembuatan ginger ale atau root beer atau jus buah.

Ada catatan kecil dari kawan fermentis, untuk menjaga ginger bug tetap aktif, maka harus diberi makan secara teratur. Tambahkan 1 sendok teh jahe cincang dan 1 sendok teh gula per hari jika disimpan pada suhu ruang. Atau bisa juga “diistirahatkan” di lemari es dan tetap diberi makan jahe dan gula seminggu sekali. Untuk mengaktifkan kembali, keluarkan dari lemari es dan biarkan mencapai suhu ruang dan mulai memberi makan lagi.

Oke, salam Fermentis semoga kawanku sehat selalu, tetap mengkonsumsi herbal jauh lebih baik untuk menjaga kesehatan

image

ginger bug kreasiku




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *