Wanita dan Jihad Fisabilillah

Kisah tentang Wanita Fisabilillah pernah di kisahkan dalam peradaban islam, Maimunah binti Al-Harits adalah seorang wanita patriotik yang berjihad di jalan Allah, gambar di atas ini saya ambil dari google, mungkin kita merasa iba, anak sekecil ini yang seharusnya bermain dengan anak-anak sebaya nya, malahan harus berjuang dengan mempertaruhkan nyawanya.

kembali ke kisah Maimunah binti Al-Harits, yang bernama lengkap Maimunah binti Al-Harits bin Hazn bin Bujair bin Al-Huzm bin Ruwaibah bin Abdullah bin Hilal bin Amir, Maimunah dilahirkan di Makkah Al-Mukarramah, enam tahun sebelum diutusnya Nabi Muhammad. Wanita yang masuk Islam ketika masih kecil ini berasal dari keturunan yang mulia. Dia memiliki pemikiran dewasa dan berperilaku baik. Dengan garis keturunan yang baik dan kedudukan mulia, maka cukuplah baginya untuk disebut sebagai wanita mulia dan dibanggakan.

Dia menikah dengan Ibnu Mas’ud bin Amru bin Ats-Tsaqafi sebelum Islam, namun kemudian bercerai. Setelah itu dia menikah dengan Abu Ruham bin Abdul Uzza yang kemudian meninggal dunia. Kemudian dia menikah dengan Nabi Muhammad.

Maimunah binti Al-Harits adalah seorang sahabat wanita yang memiliki kontribusi banyak dalam ranah jihad fi sabilillah. Maimunah ikut membantu mengobati tentara Islam yang terluka, membawa air dan menuangkannya ke mulut para mujahid yang kehausan di medan tempur. Tak hanya itu, dia juga membawakan untuk mereka perbekalan makanan. Ada yang mengatakan bahwa Maimunah adalah sahabat wanita pertama yang membentuk kelompok perempuan pemberi pertolongan kepada orang-orang terluka, atau orang-orang yang berjihad.

Dalam jihadnya di jalan Allah, dia pernah terkena panah musuh ketika sedang membawakan air untuk prajurit Islam yang telah lemah. Kalau bukan karena pertolongan Allah, hampir saja panah tersebut membunuhnya.

-#-

Gambar ini adalah peristiwa, saat Serangan Israel di Gaza, Beberapa tahun lalu, tentara Israel melakukan serangan udara besar-besaran terhadap daerah pemukiman penduduk, sekitar 155 lebih tewas dan korban terbanyak adalah wanita dan anak-anak.

[1] sebagaian data dari tulisan ini saya ambil dari http://www.voa-islam.com dan google

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.