Makassar PSBB – Cari jarum lancet

Makassar saat ini masuk dalam masa PSBB (Pembatasan Sosial Bersekala Besar) segala kegiatan yang sifatnya tidak urjen sebaiknya ditunda.

Mencari jarum lancet atau jarum klik otomatis (Auto Click) berkategori urjen, pasalnya kondisi mertuaku dalam kondisi kurang sehat badannya terasa kurang normal, kakak istriku adalah seorang dokter dia mengatakan cepat ukur tensi dan asam urat serta kholeterol, nah alat ukurnya saya ada tapi jarumnya habis, berangkatlah kami ke sebuah toko alat kesehatan, untungnya toko tersebut belum tutup

Makassar ku darurat corona

Makassar semenjak ada yang meninggal sudah status darurat,” kata Iqbal Suhaeb Pj Wali kota Makassar, Kamis (26/3/2020). sumber:news.detik.com

Corona atau COVID-19 atau SARS-CoV-2 adalah virus yang katanya berasal dari wuhan karena dipercaya awal mula pademi nya konon dari kelelawar, dunia pun saling tuding dan menyalahkan keberasalan tersebut, meski sejak 1960-an virus ini telah diketahui dan penyakit pertama yang diketahui disebabkan oleh Virus Corona adalah Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang mulai menjadi epidemi di China pada 2003. Kasus kedua, penyakit tersebut mewabah diketahui bernama Middle East Respiratory Syndrome (MERS) yang bermula di Arab Saudi pada 2012. Dan, pada 31 Desember 2019, pihak berwenang China memberitahukan pada Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengenai wabah virus corona baru yang menyebabkan penyakit parah, yang kemudian dinamai SARS-CoV-2.

Hingga hari ini saya menuliskan blog ini, dari berbagai sumber virus tersebut memicu pandemi COVID-19 yang menyebar ke seluruh dunia, kecuali Antartika. Berikut ini pelaporan situasi terakhir dari WHO:

Situation report – 65 – Coronavirus┬ádisease – novel coronavirus 2019 (COVID-19) 25 March 2020

Dari data Kementrian kesehatan Kondisi 26 Maret 2020 adalah

Indonesia – sumber : https://www.kemkes.go.id/
Positif COVID-19 : 893
Sembuh (Positif COVID-19) : 35
Meninggal (Positif COVID-19) : 78

Pak Iqbal suhaeb mengatakan jumlah warganya Makassar yang positif Corona hingga saat ini berjumlah 11 orang dan merupakan jumlah yang paling banyak di Sulsel. Karena itu, tidak menutup kemungkinan dilakukan lockdown secara parsial. Kemungkinan lockdown bisa parsial atau keseluruhan kalau terjadi lonjakan yang sangat besar mengingat Makassar wilayah transit,” ujarnya. Meski begitu, kebijakan lockdown harus dikomunikasikan dengan pemerintahan provinsi, mengingat Makassar adalah ibu kota Provinsi Sulsel.

Beredar pula berita rencana lockdown tersebut maka bandara dan pelabuhan akan dijaga ketat, mengingat pintu gerbang makassar sebagai tempat transit, apakah lockdown adalah jalan satu satu semoga saja keputusan ini adalah yang terbaik.

Kegiatan persekolahan juga terganggu, mengingat sekolah dipindahkan ke rumah masing-masing dengan pantauan setiap hari oleh guru masing-masing, mulai dari pengerjaan tugas, bahan belajar dll, berita di tiadakannya ujian nasional pun menjadi salah satu penerapan kebijakan social distancing (pembatasan sosial) untuk memotong rantai penyebaran virus Covid-19.

Ujian nasional 2020 ditiadakan di tingkat SD, SMP, SMA, serta MI, Mts, dan MA. Kebijakan harus diikuti oleh partisipasi aktif warga dalam penerapan perilaku social distancing, yaitu kerja dari rumah, belajar dari rumah dan ibadah di rumah.

Semoga Allah selalu melindungi kita, Amin.

Hidup butuh sakit

Hidup tanpa ujian bagai sayur tanpa garam, ujian terbesar dalam hidup adalah sakit, momentum dimana hamba menjadi lebih dekat dengan sang pencipta, merasakan sakit seyogyanya menumbuhkan rasa sabar dan legowo bahwa segala sesuatu hanyalah milik Allah dan disanalah jua sebaik-baiknya tempat kembali, maka tumbuhlah rasa iklas untuk tidak memiliki.

Sepekan ini kami sekeluarga mendapatkan cobaan itu, kami beserta anak anak kami beruntun sakit, demam tinggi, pening, batuk dan lain sebagainya, rumah kami yang biasanya penuh dengan drama akhirnya hibernasi, kami bak beruang tidur diperaduan musim dingin.

Maraknya virus flu yang beregenerasi membuat kami sangat was-was dengan keadaan ini, kecemasan itu pasti ada karena pengetahuan kami mengenai hal tersebut sangat minim, laju informasi pun tidak serta merta bisa dicerna mentah-mentah sehingga membutuhkan kejelian menyaring informasi dengan edukasi yang minim.

Semoga lekas sembuh anak-anakku, biar rumah ini ceria kembali

Wirausaha bebas mengatur ritme kerja

Pernah ada seorang kawan ku mengatakan bahwa wawancara kerja adalah ajang meninggikan harga jual diri, jual dirimu semahal mahalnya pada saat wawancara kerja, makin tinggi spesifikasimu makin mahal pula penawaran perusahaan untuk mendapatkanmu dan menjadi koleksi perusahaan mereka. Karena mirip sebuah transaksi jual beli dalam artian kamu menjual waktu dan kemampuanmu untuk digunakan oleh perusahaan, timbal baliknya pun adalah sebuah imbalan gaji, begitulah dunia kerja.

Tidak sedikit pekerja mengeluhkan permasalahan karena mereka bekerja sehingga waktu untuk bertemu keluarga menjadi sedikit dan singkat, seluruh waktu itu tersita untuk pekerjaan, belum waktu diluar kantor pun misal perjalanan sepulangnya yang harus menerobos kemacetan yang cukup menghabiskan lagi waktumu.

Kalau kamu memulai usaha sendiri, maka kamu dapat mengatur ritme dan waktu bekerjamu sendiri, bahkan bila usaha yang kamu tekuni berlokasi dirumah sendiri, maka tidak perlulah meninggalkan rumah, contoh kecil usaha yang kami kelola bersama dengan istriku waktu efektif kerja kami biasanya malam hari jadi pada saat siang harinya setelah anak-anak pulang sekolah bisa kami gunakan waktu untuk bercengkrama dengan anak-anak.

Jadi rutinitas antar jemput anak-anak ke sekolah, menemani istri ke pasar, dan aktifitas lainnya masih bisa dilakukan, gimana gengs cukup menarik bukan, dengan membuka usaha sendiri kamu bisa mengatur ritme bekerja mu sendiri seperti apa yang paling pas dan nyaman dilakukan.

Usaha sendiri dapat memaksimalkan kemampuan

Membuka usaha sendiri (wiraswasta) kamu berkesempatan menuangkan semua ide-ide kreatifitas orisinil mu, bahkan semua kemampuan terselubung mu dapat kamu tuang kan dalam usaha mandiri mu, banyak anak muda jaman now mempunyai kemampuan menjual daring (online) yang mantab-mantab, tidak hanya itu kemampuan mereka bernegosiasi pun tidak bisa dipandang remeh, intinya adalah dengan memiliki usaha sendiri maka kamu memiliki kebebasan berkreasi, mengatur ritme usaha kamu, tidak tergantung pada batasan-batasan yang mungkin akan kamu jumpai pada saat kamu bekerja kantoran di perusahaan orang lain.

Jadi dengan adanya kebebasan menentukan cara bekerja perusahaan mu membuatnya bisa lebih maksimal dan sudah tentu akan dibarengi dengan semangat kerja yang berlipat ganda pula, dengan semangat yang tinggi inilah di harapkan akan membuahkan hasil yang maksimal pada tumbuh kembang usaha mu. (Bersambung yah… Blog kok kayak status Facebook ­čśé di tunggu update selanjutnya yah gengs)

Bisa punya penghasilan tak terbatas

Dalam setiap wawancara bisnis, pertanyaan paling populer adalah masih pada penghasilan dari bisnis itu sendiri, hal yang paling mendasar dan menarik memang jika berbicara penghasilan, tetapi yang perlu kamu ketahui dalam dasar bisnis; Modal, Penghasilan dan Resiko selalu berbanding lurus maka diperlukan perencanaan yang matang, karena hanya orang yang beruntung yang lahir langsung jadi orang kaya apa lagi jadi raja se jagad raya.

Siapa sih yang tidak ingin mendapat penghasilan yang tinggi? Sangat menarik bukan, membuka usaha berbeda dengan bekerja kantoran diperusahaan orang lain, kalau kamu kerja kantoran maka penghasilan kamu adalah sebesar gaji bulanan mungkin ditambah tunjangan bila ada, yang dimana gaji dan tunjangan itu telah ditetapkan oleh pemilik perusahaan, atau jika kamu berprestasi, ber perilaku baik, bisa jadi menggugah hati bos kamu untuk mengajukan ke pemilik perusaahan agar menaikkan gaji, tetapi balik lagi disetujui atau tidak itu tergantung pemilik perusahaan. Sebaliknya jika kamu membuka usaha sendiri pasti kamu sudah tau kan, artinya posis kamu adalah pemilik perusahaan tersebut walau dalam sekala kecil maka kamu bisa mendapatkan penghasilan dalam jumlah yang sangat besar bahkan tak terbatas tergantung bagaimana kinerja dan pengelolaan usaha kamu kedepannya.

Bersambung